Wakil Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Musda XVI KNPI, Fadly Abdina: Konsolidasi Pemuda untuk Bangun Sinergi Sehat dan Produktif
TANJUNGBALAI – Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina mengajak seluruh elemen pemuda memperkuat konsolidasi dan membangun sinergi yang sehat serta produktif bersama pemerintah daerah. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk mendorong keterlibatan pemuda dalam pembangunan dan mewujudkan visi Tanjungbalai EMAS.
Ajakan itu disampaikan Fadly saat menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) XVI Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tanjungbalai, yang digelar di Aula DPRD Tanjungbalai, Minggu (27/9/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Fadly menegaskan bahwa Kota Tanjungbalai membutuhkan generasi muda yang kreatif, inovatif, berintegritas, serta memiliki semangat kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
Menurutnya, KNPI diharapkan tetap menjadi wadah pemersatu berbagai organisasi kepemudaan sekaligus mampu melahirkan program-program yang positif dan produktif bagi masyarakat.
“Pengurus KNPI Kota Tanjungbalai yang akan datang diharapkan dapat menjadi jembatan yang memperkuat komunikasi antara organisasi kepemudaan dengan Pemko Tanjungbalai. Mari kita bangun hubungan yang bukan sekadar formalitas, tetapi benar-benar menjadi kemitraan yang produktif, terbuka dan saling mendukung,” ujar Fadly.
Atas nama Pemerintah Kota Tanjungbalai, Fadly juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan caretaker KNPI yang telah mempersiapkan pelaksanaan Musda XVI.
Ia menyebut Musda bukan hanya agenda organisasi untuk memilih kepengurusan baru, tetapi juga menjadi momentum untuk melahirkan gagasan, program kerja konkret serta komitmen bersama dalam menjawab berbagai tantangan yang dihadapi pemuda dan masyarakat.
“Musyawarah Daerah ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi juga momentum penting untuk menghasilkan kepengurusan baru, gagasan-gagasan baru, program kerja yang konkret dan komitmen bersama untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda dan masyarakat Kota Tanjungbalai,” katanya.
Fadly menilai pemuda memiliki posisi strategis dalam pembangunan daerah. Pemuda, katanya, tidak hanya diposisikan sebagai penerus bangsa, tetapi juga harus mampu tampil sebagai pelopor, penggerak dan mitra pembangunan.
Karena itu, ia mengajak KNPI bersama seluruh organisasi kepemudaan di Tanjungbalai membangun sinergi dengan pemerintah daerah secara terbuka dan konstruktif.
“Sampaikan gagasan dan kritik secara konstruktif, berikan masukan terhadap kebijakan pemerintah. Jika ada persoalan di tengah masyarakat, mari kita duduk bersama dan mencari solusinya,” jelasnya.
Lebih lanjut, Fadly menyebut pemuda merupakan salah satu kekuatan penting dalam menentukan arah masa depan bangsa dan daerah. Saat ini, Pemko Tanjungbalai tengah berupaya mewujudkan visi pembangunan Tanjungbalai EMAS, yakni Elok, Maju, Agamais dan Sejahtera.
“Saya percaya, Tanjungbalai EMAS tidak mungkin diwujudkan tanpa keterlibatan pemuda,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa perbedaan pandangan dalam organisasi merupakan hal yang wajar. Namun, semangat kebersamaan dan tujuan membangun pemuda harus tetap menjadi prioritas.
“Pemerintah Kota Tanjungbalai senantiasa membuka ruang konsolidasi dan kolaborasi dengan seluruh elemen pemuda. Kami percaya, pembangunan daerah tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif dari generasi muda sebagai agen perubahan,” ungkap Fadly.
Fadly berharap Musda XVI KNPI Kota Tanjungbalai dapat berlangsung secara demokratis, tertib, penuh persaudaraan serta tetap menjunjung tinggi semangat musyawarah.
Ia juga mengajak seluruh peserta dan organisasi kepemudaan untuk mendukung siapa pun yang nantinya mendapatkan amanah memimpin KNPI Kota Tanjungbalai.
“Mari kita bangun konsolidasi dalam memperkuat persatuan pemuda, membangun sinergitas dengan pemerintah daerah untuk mewujudkan Tanjungbalai EMAS,” pungkasnya.
