Lapas Kelas I Medan Kembangkan Hidroponik dan Budidaya Ikan, Dorong Warga Binaan Mandiri

0
IMG-20260825-WA0046

MEDAN — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan mengembangkan program pembinaan kemandirian melalui budidaya hidroponik dan ikan air tawar. Program ini sekaligus menjadi upaya mendukung ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan.

 

Kegiatan tersebut ditandai dengan peresmian budidaya hidroponik dan ikan air tawar di Lapas Kelas I Medan. Peresmian dihadiri Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara Jalu Yuswa Panjang, Kepala Lapas Kelas I Medan Fonika Affandi, serta sejumlah kepala UPT Pemasyarakatan di wilayah Medan dan sekitarnya.

 

Program tersebut memanfaatkan lahan yang tersedia di lingkungan Lapas untuk kegiatan produktif. Warga binaan dilibatkan dalam proses budidaya sehingga dapat memperoleh pengalaman dan keterampilan yang bisa menjadi bekal setelah menjalani masa pidana.

 

Kepala Lapas Kelas I Medan Fonika Affandi mengatakan, pengembangan hidroponik dan budidaya ikan air tawar merupakan bagian dari pembinaan yang diarahkan agar warga binaan memiliki keterampilan dan kemandirian.

 

“Program ini merupakan bagian dari upaya menciptakan kegiatan pembinaan yang produktif, bermanfaat dan berkelanjutan,” kata Fonika.

 

Ia menambahkan, pihaknya akan terus mendorong berbagai inovasi pembinaan dengan menggandeng jajaran Pemasyarakatan dan pihak terkait.

 

Selain memberikan keterampilan kepada warga binaan, budidaya hidroponik dan ikan air tawar diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan lahan sekaligus mendukung program ketahanan pangan.

 

Lapas Kelas I Medan pun berkomitmen melanjutkan pengembangan program pembinaan produktif sebagai bagian dari persiapan warga binaan agar mampu kembali ke masyarakat dengan bekal keterampilan yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *