Peduli Pendidikan Korban Kekerasan Seksual Anak, Kadis Pendidikan Tanjungbalai Bukhori Ginting Suka Siap Kembalikan ZM ke Sekolah

0
IMG-20261022-WA0010

TANJUNGBALAI, Top informasi. com, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menunjukkan komitmen kuat dalam mengecam keras dugaan kekerasan seksual terhadap anak saat bertemu dengan korban berinisial ZM (10) di rumah dinas Wali Kota, Rabu sore (21/10/2026).

 

Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Bukhori Ginting Suka, Direktur RSUD dr Tengku Mansyur Dian Ramadha Sari, dan Kabid Perlindungan Hak Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak Dewi Sitio.

 

Wali Kota Mahyaruddin menegaskan Pemerintah Kota Tanjungbalai telah menyiapkan pendampingan hukum, konseling, serta dukungan pemulihan psikologis bagi ZM untuk memastikan korban mendapatkan perlindungan dan penanganan yang diperlukan.

 

Menurut Wali Kota, ia telah menerima informasi mengenai peristiwa tersebut sejak 15 Oktober 2026 dan langsung memerintahkan Dinas P3A-PM dan P2KB untuk memberikan konseling serta pendampingan hukum kepada korban.

 

“Saat ini kami masih terus berkoordinasi dengan Polres Tanjungbalai. Korban didampingi pengacara dan sudah dimintai keterangan oleh penyidik Polres Tanjungbalai,” ujar Mahyaruddin.

 

Selain aspek hukum, Pemko Tanjungbalai juga berkoordinasi dengan RSUD dr Tengku Mansyur untuk melakukan pemeriksaan kesehatan lanjutan terhadap korban dan menyiapkan tenaga profesional psikologi untuk pemulihan.

 

Dalam pertemuan itu terungkap korban selama ini tinggal bersama kakaknya, Siti Fatimah, di Kelurahan Sirantau, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai.

 

Wali Kota turut menyoroti pendidikan korban yang diketahui putus sekolah saat duduk di kelas II SD. Ia meminta Dinas Pendidikan segera mencari solusi agar korban dapat kembali bersekolah.

 

Menindaklanjuti arahan Wali Kota, Kadis Pendidikan Kota Tanjungbalai Bukhori Ginting Suka menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi kembalinya ZM ke dunia pendidikan melalui lingkungan belajar yang mendukung proses pemulihan psikologisnya.

 

“Kami akan cari solusi agar anak ini bisa kembali bersekolah dengan lingkungan dan suasana yang berbeda sehingga membantu pemulihan psikologisnya,” ungkap Mahyaruddin yang diamini Kadis Pendidikan.

 

Pemko Tanjungbalai berkomitmen mendukung upaya perlindungan anak melalui koordinasi lintas instansi, pendampingan korban, serta pemenuhan hak anak atas perlindungan, kesehatan dan pendidikan.

Pewarta: solihin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *