Wakil Wali Kota Fadly Abdina Terima Audiensi DPC PWKI, Bahas Persiapan Natal se-Sumut
26TANJUNGBALAI, – Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, menerima audiensi pengurus Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wanita Kristen Indonesia (DPC PWKI) Kota Tanjungbalai di ruang kerjanya, Senin (12/10/2026).
Pertemuan tersebut membahas persiapan pelaksanaan Natal PWKI se-Sumatera Utara yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 1 Desember 2026 mendatang. Dalam kegiatan tersebut, DPC PWKI Kota Tanjungbalai dipercaya menjadi tuan rumah.
Ketua DPC PWKI Kota Tanjungbalai, Nuriana Silaban, bersama Ketua Panitia Natal PWKI se-Sumut, Murniati Bukit, serta sejumlah pengurus menyampaikan rencana pelaksanaan kegiatan tersebut. Mereka juga mengundang Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungbalai agar dapat hadir dalam perayaan Natal tersebut.
Dalam audiensi itu, Nuriana turut menjelaskan keberadaan PWKI di Kota Tanjungbalai beserta program-program kerjanya. Organisasi tersebut menjadi wadah bagi perempuan Kristen dari berbagai denominasi gereja untuk berorganisasi dan berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina menyambut baik rencana pelaksanaan Natal PWKI se-Sumatera Utara. Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai mendukung kegiatan organisasi kemasyarakatan yang sejalan dengan visi pembangunan daerah.
Menurut Fadly, kegiatan keagamaan seperti Natal PWKI juga sejalan dengan visi Tanjungbalai EMAS, yakni Elok, Maju, Agamais, dan Sejahtera.
“Kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak akan membantu Pemko Tanjungbalai dalam mewujudkan visi Tanjungbalai EMAS, yaitu Elok, Maju, Agamais, dan Sejahtera,” ujar Fadly.
Terkait undangan yang disampaikan, Fadly mengatakan dirinya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Wali Kota Tanjungbalai mengenai kehadiran dalam kegiatan tersebut.
“Apalagi tadi disampaikan bahwa ini merupakan Natal PWKI se-Sumatera Utara. Kita harus bisa menjadi tuan rumah yang baik bagi para tamu yang akan datang ke Tanjungbalai nantinya,” katanya.
Turut hadir dalam audiensi tersebut Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Anwar Ruji, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sofian Pohan, serta perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat, serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3A-PM dan P2KB).
Tentang PWKI
Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) berdiri pada 28 Februari 1946 di Jakarta. Organisasi ini turut mengambil bagian dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.
PWKI memiliki tujuan untuk mendorong peran perempuan Kristen dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang adil dan makmur, dengan keseimbangan antara kehidupan rohani dan jasmani.
Organisasi ini berstatus mandiri, bersifat oikumenis dan nasional, serta berasaskan Alkitab. Dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, PWKI berlandaskan Pancasila.
